Fungsi dan Cara Kerja Cold Start Injector

Berita1 Dilihat
banner 468x60

Fungsi dan Cara Kerja Cold Start Injector – Pada mesin yang mengusung teknologi EFI (Electronic Fuel Injection), proses pengaliran dari bahan bakarnya telah dikontrol secara elektronik. Mesin EFI memiliki kelebihan selain dihasilkan daya yang tinggi, Efisiensi dalam pemakaian bahan bakar, dan ramah lingkungan.

Penggunaan sensor-sensor temperatur membuat kendaraan EFI lebih mudah dihidupkan. Namun pada kendaraan injeksi beberapa mesin nya juga ada yang dilengkapi dengan injektor tambahan yaitu cold start injector. Sesuai namanya, komponen ini akan berperan ketika kondisi mesin dingin. Pengontrolan dari cold start injector dilakukan oleh cold start injector time switch. Komponen inilah yang akan mengatur volume bahan bakar yang diinjeksikan dengan cara mengatur waktu penginjeksian.

banner 336x280

Fungsi Cold Start Injector

Fungsi Cold start injector adalah untuk memperbaiki starting mesin (menghidupkan mobil pertama kali).

Pada saat starting cold start injector akan menginjeksikan bahan bakar ke dalam intake camber ketika temperatur air pendingin masih rendah dengan tujuan untuk memperbaiki kemampuan mesin. Sehingga pada kondisi dingin pun kendaraan jadi mudah dihidupkan.

Cara Kerja Cold Start Injector

Pada beberapa mesin EFI, Cold start injector akan bekerja selama mesin start dan temperatur air pendingin masih rendah, lamanya penginjeksian bahan bakar oleh cold start injector dibatasi oleh start injection time switch, untuk mencegah penggenangan bahan bakar.

Bila kunci kontak diputar ke posisi ST, arus mengalir ke selonoid coil. Arus yang mengalir melalui kumparan ini akan menimbulkan gaya elektromagnet dan membuat plunger tertarik melawan tekanan pegas (spring), kemudian katup akan terbuka dan bahan bakar akan mengalir melalui ujung injector.

Gambar Kontruksi Cold Start Injector

Sirkuit Kelistrikan Cold Start Injector

Bila temperature air masih dingin, kontak akan tertutup, bila kunci kontak pada posisi ST, arus akan mengalir seperti dibawah dan bahan bakar akan diinjeksikan.

Sirkuit Kelistrikan Cold Start Injector

Bila kunci kontak pada posisi ON setelah mesin di-starter, injeksi dari cold start injector akan berakhir, jika starter motor berputar pada periode lama memungkinkan penggenangan bahan bakar (busi menjadi basah), oleh karena itu, pada saat arus mengalir melalui heat coil (1) dan (2) elemen bimetal menjadi panas dan kontak akan terbuka dengan demikian tidak ada arus mengalir ke cold start injector, dengan demikian bila mesin susah dihidupkan penggenangan bahan bakar dapat di cegah. Jadi untuk mencegah penggenangan bahan bakar, element bimetal yang dipanaskan oleh heat coil (2) akan mempertahankan agar kontak tidak tertutup.

Sirkuit Kelistrikan Cold Start Injector

Berdasarkan hal diatas konsep cold start injector pada dasarnya adalah sama dengan system cuk pada karburator dimana fungsinya sama-sama untuk menginjeksikan atau menambahkan bahan bakar yang lebih ke dalam silinder ketika kendaraan awal starting (suhu air pendingin masih rendah). Dengan maksud agar mesin lebih mudah hidup dan dapat dengan cepat mencapai temperatur kerja engine.

Sumber: Buku Informasi Teknik Kendaraan Ringan Memelihara/Servis dan Memperrbaiki Engine Management System

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *